Selasa, 29 Oktober 2019

TK3 - P6 - Jaringan Komputer Sederhana Dengan Menggunakan 4 Buah Laptop dan 1 Buah Switch.

Melakukan pengujian untuk melihat apakah semua perangkat masih dapat terkoneksi.
Berikut caranya :

1. Yang harus disiapkan

  • Pertama, siapkan 4 buah laptop
  • Kedua, siapkan 1 buah switch
  • ketiga, siapkan kabel LAN RJ-45 dengan konfigurasi Straight untuk menghubungkan ke Switch
2. Proses Membuat Jaringan Komputer Sederhana Dengan Menggunakan Switch

3. Menghilangkan/mencopot 1 buah laptop dengan IP Address 192.168.16.6 yang tersambung pada switch, untuk melalukan pengujian apakah 4 perangkat masih dapat terkoneksi ?
cara melakukan nya :

  • Tekan tombol Windows + R > lalu ketik "cmd"

  • lalu kita ping kan IP Address yang telah kita buat sebelumnya pada CMD (Command Prompt). Dengan cara :
    • Ketik > ping 192.168.16.46 lalu ENTER
    • Ketik > ping 192.168.16.47 lalu ENTER
    • Ketik > ping 192.168.16.48 lalu ENTER
(Dan ternyata masih dapat terkoneksi walaupun kita mencopot/mencabut 1 laptop yang tersambung pada switch yang kita buat sebelumnya)

catatan : apabila muncul tampilan (Request Timed Out) artiya laptop yang dituju belum tersambung

TK2 - P6 - Membuat Jaringan Komputer Sederhana Dengan menggunakan Switch

Cara membuat jaringan komputer sederhana dengan menggunakan 5 buah Laptop dan 1 buah Switch.
berikut langkah-langkah nya :

1. Yang harus disiapkan

  • Pertama, siapkan 5 buah laptop
  • Kedua, siapkan 1 buah Switch
  • Ketiga, siapkan kabel LAN RJ-45 dengan konfigurasi Straight untuk menghubungkan ke Switch
2. Proses Membuat Jaringan Komputer Sederhana Dengan Menggunakan Switch


  • Klik kanan icon network pada taskbar kemudian pilih “Open Network and Sharing Center
  • Di jendela berikutnya, klik “Change adapter setting
  • Klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih “Properties

  • Di jendela properties pilih Internet Protocol 4 (TCP/IPv4) kemudian klik Properties untuk mengatur IP Address. IP Address tidak boleh sama agar tidak terjadi missing.
    • Laptop 1
      • IP Address = 192.168.16.12
      • Subnet mask = 255.255.255.0
    • Laptop 2
      • IP Address = 192.168.16.6
      • Subnet mask = 255.255.255.0
    • Laptop 3
      • IP Address = 192.168.16.46
      • Subnet mask = 255.255.255.0
    • Laptop 4
      • IP Address = 192.168.16.47
      • Subnet mask = 255.255.255.0
    • Laptop 5
      • IP Address = 192.168.16.48
      • Subnet mask = 255.255.255.0


3. Selanjutnya mengkoneksi kan laptop 1 dengan yang lainnya
  • Tekan tombol Windows + R > lalu ketik CMD


  • Lalu masukan IP Address yang tadi kita buat 
    • Ketik > ping 192.168.16.12 lalu ENTER
    • Ketik > ping 192.168.16.6 lalu ENTER
    • Ketik > ping 192.168.16.46 lalu ENTER
    • Ketik > ping 192.168.16.47 lalu ENTER
    • Ketik > ping 192.168.16.48 lalu ENTER
jika saling terkoneksi hasil nya seperti gambar di atas

TK1 - P6 - Jaringan Komputer (Peer to Peer)

Sebelum membuat jaringan peer to peer pada dua komputer tersebut, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu berikut :

  • Langkah pertama tentunya siapkan 2 unit komputer yang akan digunakan untuk sharing data antar komputer
  • Kebel LAN RJ-45 dengan konfigurasi Cross Over untuk menghubungkan komputer 1 dan komputer 2
  • Langkah berikut nya hubungkan antara 2 komputer dengan kabel LAN.


Sebelum itu kita matikan FireWall nya terlebih dahulu agar kita bisa menge-PING ke komputer satu nya
Klik pada bagian ikon > Start > pilih Control Panel > pilih System and Security
lalu kita akan masuk tampilan seperti gambar dia atas, lalu kita pilih Windows Firewall
Maka akan keluar tampilan seperti dia atas, dimana pada tampilan diatas menyatakan bahwa firewall yang ada dilaptop kita belum dimatikan atau di turn off, kita pilih Turn Windows Firewall on or off
Setelah itu kita Turn off keduanya, Setelah selesai kita pilih OK

Selanjutnya kita klik kanan pada ikon > pilih Open Network and Sharing Center

lalu klik pada Local Area Network/Ethernet

Klik Properties

Lalu pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPV4) > kemudian klik Properties

Pada komputer 1 pilih Use the following IP address lalu isi pada kotak IP address

  • ·         IP address : 192.168.16.12
  • ·         Subnet mask : 255.255.255.0
  • ·         Default Gateway : -
Lalu klik OK, begitu pun pada komputer 2, melakukan hal yang sama seperti tadi, isi IP address nya dibedakan dengan komputer 1

  • ·         IP address : 192.168.16.47
  • ·         Subnet mask : 255.255.255.0
  • ·         Default Gateway : -
Langkah berikut nya kita akan menge-PING antar komputer 1 dengan komputer 2 atau sebaliknya. Dengan cara tekan tombol Windows + R > ketik CMD lalu enter

Ketik > ping 192.168.16.47 lalu kita enter
Pada tampilan diatas berikut adalah bahwa kita sudah terconnect dengan komputer 2

Rabu, 16 Oktober 2019

TM - P5 - Topologi

Topologi Jaringan Komputer juga biasah disebut suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa / banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi satu sama lain.


Jenis-jenis Topologi Jaringan

1. Topologi Ring

  • Pengertian
Topologi Ring adalah suatu aturan, skema, konsep ataupun cara yang digunakan dalam menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dimana rangkaiannya membentuk titik-titik yang masing-masing titik terhubung dengan dua titik lainnya dalam satu jaringan. Masing-masing titik tersebut berfungsi sebagai repeater yang dapat memperkuat sinyal disepanjang sirkulasi. Hal tersebut berarti masing-masing perangkat bekerjasama untuk mendapatkan sinyal dari perangkat yang sebelumnya, dan kemudian meneruskan sinyal tersebut ke perangkat setelahnya.

  • Ciri-ciri Topologi Ring
  1. Setiap komputer atau perangkat terhubung secara langsung satu dengan yang lainnya dalam satu jaringan.
  2. Dalam proses pengiriman data pada suatu waktu hanya bisa dilakukan oleh satu titik dengan proses pengiriman satu jalur.
  3. Pada penerapannya menggunakan jenis kabel UTP ataupun Patch Cable dan setiap titik dihubungkan secara seri pada kabel dengan membentuk jaringan yang menyerupai lingkaran.
  4. Setiap paket data atau informasi bisa mengalir melalui kanan atau kiri titik sehingga hal ini dapat menghindari collision.
  5. Kerusakan satu titik bisa mengakibatkan kerusakan pada titik-titik lainnya yang terhubung dalam satu jaringan.

  • Kelebihan Topologi Ring
  1. Mudah dalam hal perancangan dan pengimplementasiannya
  2. Biaya installasi topologi ring cenderung lebih murah
  3. Dibandingkan topologi lainnya misalnya topologi bus, topologi ring memiliki peforma koneksi yang lebih baik meskipun dengan aliran data yang berat sekalipun.
  4. Topologi ring juga dinilai lebih hemat kabel.
  5. Mudah jika ingin dilakukan instalasi ulang atau konfigurasi ulang dalam perangkat.
  6. Memudahkan saat ingin melakukan pelacakan dan pengisolasian kesalahan pada jaringan dengan adanya konfigurasi point to point.
  7. Menghindari tabrakan data pada saat proses pengiriman (collision) karena hanya satu node yang dapat dikirimkan dalam satu waktu. 

  • Kekurangan Topologi Ring
  1. Jika terjadi kesalahan dalam satu node atau titik bisa mengakibatkan kesalahan dalam seluruh jaringan.
  2. Jika ingin mengembangkan jaringan, maka proses terkesan kaku.
  3. Kinerja komunikasi dalam jaringan topologi ring sangat bergantung dengan jumlah titik atau node yang terdapat dalam jaringan.
  4. emiliki konfigurasi yang lebih sulit dibandingkan topologi star serta memerlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.

2. Topologi Bus


 

  • Pengertian
Topologi bus merupakan metode transmisi pada jaringan yang dapat digambarkan sebagai transmisi yang menggunakan kendaraan umum (Bus/Bis), oleh sebab itu jaringan BUS digolongkan sebagai komunikasi bersama. Distribution Acces Protocol (DAP) mempunyai informasi tentang stasiun yang harus mengirimkan data. Data yang ditransmisikan memiliki frame yang akan memiliki alamat jaringan dan nama sumber.

  • Ciri-ciri Topologi Bus
  1. Teknologi lama, dihubungkan menggunakan satu kabel dalam satu baris
  2. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
  3. Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
  4. Susah melakukan pelacakan masalah
  5. Kabel 'cut' dan digunakan konektor BNC tipe T
  6. Jika kabel putus maka komputer yang lain tidak dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya.
  7. Discontinue Support

  • Kelebihan Topologi Bus
  1. Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  2. Jika sebuah komputer gagal dalam jaringan, jaringan yang lain tidak terpengaruh dan mereka terus bekerja. Jaringan bus mudah dibuat dan sangat sederhana.
  3. Jaringan bus menggunakan sedikit jumlah kabel (Hemat Kabel maka hemat biaya) serta sangat simpel.
  4. Layout kabel sederhana.
  5. Penerapannya tidak membutuhkan biaya besar dibanding topologi jaringan yang lainnya.
  • Kelemahan Topologi Bus
  1. Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka seluruh jaringan juga akan mengalami gangguan.
  2. Dalam jaringan bus dibutuhkan sambungan jaringan untuk menentukan transfer data antara dua node.
  3. Jika laju transfer data terlalu tinggi maka jaringan Bus tidak dapat berkerja dengan baik karena data pada stream tidak dapat boleh kelebihan beban
  4. Jaringan bus kurang cocok sebagai jaringan yang besar karena terdapat keterbatasan jumlah node yang dapat diatur untuk satu persatu kabel.
  5. Diperlukan Repeater untuk jarak jauh.
  6. Agak sulit dalam memecahkan masalah.
  7. Jika kebutuhan jumlah komputer meningkatkan dalam jaringan, laju transfer data akan terasa sangat menurun.

3. Topologi Jaringan Star

  • Pengertian
Topologi ini mengacu pada jaringan dimana semua node yang terhubung secara individual untuk satu hub umum. pada star stasiun transmisi terhubung sedemikian rupa ke simpul pusat yang didesain menyerupai bentuk bintang. Pada dasarnya, desain Star sangat mirip dengan sebuah roda sepeda dengan jari-jari yang memancar dari pusat. Dalam tipe jaringan bintang. Inti dari Topologi Star (bintang) adalah bentuk jaringan, atau tata letak jaringan dimana semua perangkat berputar di sekitar hub pusat. Semua komputer dalam topologi star terhubung ke perangkat sentral seperti router, hub, atau switch. Komputer di jaringan biasanya dihubungkan dengan switch (hub) atau router dengan kabel shielded Twisted Pair (STP) atau 1.527 Twisted Pair (UTP).

  • Ciri-ciri Topologi Jaringan Star
  1. Tiap-tiap host atau komputer di jaringan ini tersambung melalui satu buah alat konsentrator.
  2. Pada jaringan berkabel, konsentrator tersebut adalah switch atau hub. Sedangkan pada jaringan nirkabel , yang berperan sebagai konsentrator adalah access point.
  3. Masing-masing komputer memiliki koneksi fisik ke alat konsentrator. 
  4. Komputer yang lain tidak akan terganggu atau terkena dampak apabila terjadi masalah koneksi pada salah satu komputer.  
  5. Setiap data yang dikirimkan oleh komputer pengirim akan melewati konsentrator terlebih dahulu sebelum sampai pada komputer yang dituju. 
 
  • Kelebihan Topologi Jaringan Star
  1. Pengelolaan dan Pemasangan dari jaringan berbetuk bintang ini sangat mudah serta sederhana dari segi Fungsionalitas.
  2. Kerusakan pada satu saluran hanya memengaruhi jaringan pada saluran tersebut (yang rusak) dan station yang terpaut.
  3. Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  4. Tingkat keamanan tergolong tinggi.
  5. Akses Kontrol terpusat.
  • Kelemahan Topologi Jaringan Star
  1. Biaya jaringan lebih mahal dari Ring dan Bus.
  2. Sangat bergantung pada fungsi hub pusat.
  3. Membutuhkan lebih banyak kabel dibandingkan dengan topologi bus, yang berakibat pada agak tingginya biaya pembuatan.
  4. Ukuran dari jaringan ini bergantung pada berapa banyak koneksi dapat dibuat untuk hub.
  5. Jika salah satu simpul banyak memanfaatkan porsi pengolahan kemampuan yang signifikan dari hub pusat, akan mempengaruhi kinerja node lain.
 
4. Topologi Jaringan Mesh
 
 

    •  Pengertian
    Topologi Mesh merupakan jenis pengaturan tata letak jaringan komputer di mana masing-masing komputer dan perangkat di jaringannya saling berhubungan satu sama lainnya secara langsung. Sehingga, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). dan memungkinkan distribusi transmisi dapat dimaksimalkan. meskipun salah satu dari sambungan transmisinya menurun.
     
    • Kelebihan Topologi Jaringan Mesh
    1. Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.
    2. Memiliki sifat Robust, yaitu seandainya terdapat gangguan pada koneksi sebuah komputer, misal komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara komputer B dan A, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lain.
    3. Adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin setiap sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi.
    4. Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.
    5. Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
    • Kelemahan Topologi Jaringan Mesh
    1. Membutuhkan banyak Port I/O (Input-Output) dan kabel. semakin banyak komputer maka dibutuhkan semakin banyak pula port I/O dan kabel links
    2. Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh cukup tinggi.
    3. Kelemahan topologi mesh yang utama adalah membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan (ex: kabel jaringan) dibandingkan dengan topologi Jaringan LAN lainnya
    4. Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong rumit.
    5. Perlu space yang luas karena menggunakan Banyaknya kabel .
     
     
    5. Topologi Jaringan Tree
     
    • Pengertian
    Topologi tree atau sering disebut topologi pohon, merupakan topologi jaringan komputer yang secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi bus dan star. Jadi, untuk memahami topologi pohon, maka kita perlu memahami terlebih dahulu topologi bus dan star. Topologi tree didesain berdasarkan kombinasi topologi star dan bus. Hal ini dapat dicapai dengan mengintegrasikan hub multi jaringan star bersama-sama pada satu bus. Bayangkan sebuah diagram topologi jaringan pohon (tree) dengan banyak jaringan star dengan hub pusatnya. Kemudian gambarlah garis yang hanya menghubungkan hub bersama ke titik pada satu line.
     
    • Kelebihan Topologi Jaringan Tree
    1. Merupakan topologi yang baik untuk jaringan komputer yang besar dibanding jenis topologi komputer lainnya seperti star dan ring yang tidak cocok untuk skala seluruh jaringan.
    2. Semua komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat.
    3. Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
    4. Topologi tree menyediakan cukup ruang untuk ekspansi jaringan pada masa depan
    5. Menanggulangi keterbatasan pada topologi jaringan star, yang memiliki kekurangan pada titik koneksi hub serta keterbatasa lalu lintas siaran yang diinduksi topologi jaringan bus.
    • Kelemahan Topologi Jaringan Tree
    1. Menggunakan banyak kabel
    2. Jika terjadi kesalahan pada jaringan / komputer tingkat tinggi (pusat), maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
    3. Sering terjadi tabrakan dan kinerjanya tergolong lambat
    4. Ketergantungan dari seluruh jaringan pada satu hub pusat merupakan titik kerentanan untuk topologi ini. Kegagalan hub pusat atau kegagalan utama data cable trunk, bisa melumpuhkan seluruh jaringan.
    5. Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi sulit.
     
    6. Topologi Jaringan Hybrid
     
    • Pengertian
    Topologi Hybrid merupakan Gabungan dari dua atau lebih topologi yang berbeda dan berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer. Bila topologi yang berbeda terhubung ke satu sama lainnya dan tidak meperlihatkan satu karakteristik / ciri khas topologi tertentu maka topologi tersebut dapat dikatanakan topologi jaringan hybrid.
     
    • Kelebihan Topologi Jaringan Hybrid
    1. Topologi Hybrid mengkombinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
    2. Salah satu keuntungan yang menonjol dari topologi hybrid adalah fleksibilitas nya. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa sehingga bisa diterapkan pada sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.
    3. Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru.
    4. Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
    5. Kecepatan topologi tergolong konsisten, seperti menggabungkan kelebihan dari setiap topologi dan menghilangkan kekurangannya.
    • Kelemahan Topologi Jaringan Hybrid
    1. Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk topologi, maka pengelolaan topologi akan menjadi lebih sulit.
    2. Konfigurasi dan Instalasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu dengan lainnya, pada saat yang bersamaan harus dipastikan pula bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat konfigurasi dan instalasi pada topologi hybrid menjadi rumit.
    3. Dari segi ekonomis, jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni atau dalam satu bentuk. Faktor biaya ini berhunungan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat.
     
    7. Topologi Jaringan Peer to Peer
     
     
    •  Pengertian
    Topologi Peer to Peer - merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data. onsep dari Topologi Peer to Peer sendiri sebenarnya adalah setiap komputer dalam satu jaringan saling berinteraksi satu sama lain tanpa adanya server sehingga setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server itu sendiri.
    • Kelebihan 
    1. Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat penghubung jaringan
    2. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
    3. Instalasi jaringan yang cukup mudah.
    • Kelemahan 
    1. Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.
    2. Sulit dikembangkan.
    3. Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
    4. Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
    5. Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan terganggu
     
    Sumber Referensi :
     



    TK - P4 - Instalasi Kabel LAN


    Assalamu'alaikum

    Nama         : Muhamad Fahri Fahresza
    NIM           : 12180207
    No. Absen  : 12
    Kelas          : 12.3A.01
    Matkul        : Jaringan Komputer


    Link Video tutorial Instalasi Kabel LAN

    Rabu, 02 Oktober 2019

    TM - P3 - Perangkat Jaringan

    Perangkat Jaringan :

    1. Reapeter
    2. Bridge
    3. Network Interface Card (NIC)

           1. Repeater

     Repeater adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk mengatasi masalah keterbatasan jarak atau kualitas sinyal suatu segmen jaringan komputer. Menggunakkan repeater adalah hal yang wajib untuk gedung-gedung tinggi, contohnya ialah kantor, perusahaan, gudang, dan sebagainya.
     Sedangkan gedung-gedung selalu mengalami kondisi sinyal yang lemah di karenakan besarnya gedung itu sehingga semakin jauh dari pemancar semakin lemah sinyal yang didapat, oleh karena itu lah gedung – gedung besar harus menggunakan repeater.

    • Fungsi Repeater pada jaringan
    1. Memperluas area jangkauan sinyal
    2. Menghemat biaya
    3. Menghemat waktu

    • Kelebihan dari Repeater
    1. Memancarkan sinyal ke seluruh sudut dalam suatu gedung
    2. Memberikan dan menyalurkan sinyal lebih baik kepada setiap user
    3. Akses internet menjadi lebih mudah tanpa terhalang lokasi sesuai nirkabel
    4. Memudahkan user menggunakan akses internet di segala perangkat tanpa batasan limit user
    • Kelemahan dari Repeater
    1. Tembaga untuk serat
    2. Jangan serius mempengaruhi kinerja jaringan khusus terhubung media yang berbeda.
    3. Memperpanjang jarak fisik jaringan
    4. Repeater harus di tempatkan di tempat yang tinggi.

            2. Bridge


    Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
    Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
    • Fungsi dari Bridge
    1. Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
    2. Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
    3. Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi lainnya dari bridge.
           3. Network Interface Card (NIC)
    Network Interface Card (NIC) adalah kartu jaringan (papan elektronik) yang ditanam disetiap komputer yang terhubung ke jaringan. Untuk beberapa komputer desktop yang terjual dipasaran saat ini telah dilengkapi dengan kartu yang satu ini. Banyak sekali macam macam kartu jaringan, dan terdapat tiga hal yang harus diperhatikan pada suatu NIC yaitu Tipe kartu jenis Protokol, dan juga tipe kabel yang didukungnya. Tipe kartu terdapat dua macam yaitu PCI dan ISA.
    Dan dari sisi kabel ada beberapa tipe kabel yang digunakan ialah UTP (unshielded twisted pair), coaxial dan fiber optik. yang terbanyak dipilih ialah UTP, dikarenakan murah, kemampuanya memadai dan juga pemasangannya cenderung lebih mudah.Tiga macam NIC yang umum digunakan adalah kartu Ethernet,Konektor Local Talk, dan kartu antar muka jaringan token Ring.

    • Fungsi Network Interface Card (NIC)
    1. Menerima data yang telah dikirim dari komputer lain.
    2. Sebagai Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
    3. Untuk megontrol data flow antarakomputer dan sistem kabel.
    4. Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima.
    Sumber Referensi :